Aksi Nyata Modul 1.1 Proses Pembelajaran Sesuai dengan Pemikiran KHD


Tujuan Pembelajaran Khusus: Peserta mampu mendokumentasikan kontribusi nyata penerapan pemikiran Ki Hadjar Dewantara di kelas dan sekolah sebagai pusat pengembangan karakter.

Bapak Kihadjar Dewantara

Perwujudan dalam proses pembelajaran sesuai dengan pemikiran KHD 

Pendidikan yang Berpihak Pada Murid


Renungkanlah !

Pendidikan bertujuan untuk menuntun segala kodrat yang ada pada anak- anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi- tingginya. Pendidikan itu hanya dapat menuntun tumbuh kekuatan kodrat yang ada pada anak- anak, agar dapat memperbaiki lakunya hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat anak.

Pemikiran Ki Hadjar Dewantara bahwa guru harus berpihak pada murid, sehingga guru harus bisa menuntun murid sesuai dengan kodratnya, baik kodrat alam maupun kodrat zaman.

Pendidikan harus sesuai dengan prinsip perubahan yang mencakup asas trikon yaitu

  1. Kontiniutas
  2. Konfergensi
  3. Konsentris

Seorang pendidik yang baik, kata Ki Hadjar Dewantara, harus tahu bagaimana cara mengajar, memahami karakter peserta didik dan mengerti tujuan pengajaran. Agar dapat mewujudkan hasil didikan yang mempunyai pengetahuan yang mumpuni secara intelektual maupun budi  pekerti serta membangun bangsa. 

Menurut Ki Hadjar Dewantara metode pendidikan yang cocok dengan karakter dan budaya orang Indonesia tidak memakai syarat paksaan. Orang Indonesia adalah termasuk kedalam bangsa timur, bangsa yang hidup dalam khasanah nilai- nilai tradisional berupa kehalusan rasa, hidup dalam kasih sayang, cinta akan kedamaian, ketertiban, kejujuran dan sopan dalam tutur kata dan tindakan. Pendidikan yang berpihak pada murid merupakan pendidikan yang sesuai konteks diri murid dan sosial budaya di daerah asal. Pendidikan disesuaikan dengan kodrat alam dan zaman.

Perasaan selama melakukan perubahan dikelas, Saya merasa bersyukur dan senang ketika mampu melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik di dalam kelas. Dimana  saya mengimplentasikan filosofi pemikiran KHD, dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik saya melihat ada perubahan positif, peserta didik lebih menjadi termotivasi dan lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran di kelas.

Ide/gagasan yang timbul sepanjang proses perubahan yang saya lakukan, diantaranya, Saya menerapkan aksi nyata bermain sambil belajar pada materi yang biasanya membosankan kini menjadi menyenangkan. Saya juga menerapkan pembelajaran yang kolaboratif melalui diskusi dan presentasi. Peserta didik belajar untuk bertanggung jawab terhadap kelompoknya menyelesaikan lembar kerja diskusi dan melatih komunikasi dengan teman kelompoknya maupun dengan teman lainnya. Pada awal memasuki semester baru ini,saya telah melakukan pemetaan kebutuhan terkait gaya belajar, minat dan bakat siswa. Dengan mengenali karakteristik peserta didik juga saya dapat menerapkan pembelajaran denga tutor sebaya, melalui salah satu peserta didik yang lebih memahami materi dapat menjelaskan kepada teman yang lainnya. 

Saya merasakan peserta didik bersemangat menjelaskan kepada teman-temannya dan peserta didik yang dijelaskanpun merasa senang dengan begitu pembelajaran dapat berpusat pada peserta didik.Disamping itu,saya juga secara bertahap memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menciptakan berbagai inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. ini yang ingin saya ingin pelajari dan diterapkan dalam menunjang pembelajaran. Bila melihat dari kodrat zaman, Pendidikan saat ini menekankan pada kemampuan untuk memiliki keterampilan abad 21.

Kegiatan konkrit dari pembelajaran berpihak pada murid


 " Membuat suasana kelas lebih nyaman
dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan "



" Pelaksanaan pembelajaran di luar kelas "


"Kolaborasi antar murid"



" Pembelajaran inovatif "


" Mengembangkan bakat siswa "


" Pemanfaatan IT dalam Pembelajaran "


" Pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah belajar "



" Membangun kepercayaan diri siswa dalam mempresentasikan hasil belajarnya"


" Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler "



" Ice breaking untuk membangkitkan semangat siswa "

Berdasarkan apa yang telah saya paparkan, saya selalu merefleksi dan mengevaluasi dari apa yang telah saya lakukan. Perencanaan perbaikan tersebut adalah:

  1. Melakukan inovasi pembelajaran yang lebih menarik lagi agar murid-murid tidak bosan dan selalu ingin mengikuti pelajaran.
  2. Berkolaborasi dengan rekan sejawat di dalam menciptakan sebuah bentuk pembelajaran yang baru dan menyenangkan.
  3. Berbagi praktik baik dari kegiatan belajar mengajar dengan teman sejawat sehingga akan menambah wawasan bagi semua.

Testimoni dari rekan guru dan murid yang terlibat dalam proses perubahan yang saya lakukan,

  • Amirah Tul Aqilah (siswa)= Saya merasa senang mengikuti  berbagai kegiatan belajar.
  • Aqifah (guru)= Terlihat adanya perubahan yang positif pada murid, kini siswa lebih antusias dalam belajar.

Salam guru Penggerak

2 komentar: